Yes. I know exactly how it feels..

Thought Catalog

It’s not all the time. Hell, it’s not even that often. But there are just those days, and you can feel them from the time you open your eyes in the morning. It’s been a long week. It’s Friday (or possibly Thursday, let’s be real). Work has been tough, your social life has been nearly nonexistent, and you can’t remember the last time you really raged. You have a few friends who are in a similar boat, and conditions are ripe for devolving into hot little puddles of regret over the course of an evening full of debauchery and pizza eaten on the sidewalk.

I’m not here to judge you — we’ve all been there. You keep it together for so long, paying your bills, calling your parents, going to the post office, flossing your teeth. But there is a monster boiling just beneath the surface, a monster that is…

View original post 480 more words

Kesempatan Kedua ..

Beberapa minggu ini sedang diberkahi kesempatan kedua.. Kedua atau ketiga atau keempat juga sudah lupa.

Kesempatan untuk bisa mengatur diri yang sebesar ini sih yang kedua sih.

Jadi, perasaan lagi takut. takut tripped over dan rusak lagi lalu mulai dari pertama. Semoga ngak.

 

Tinggal kesempatan kedua yang satu lagi. 🙂

Piringnya Penuh..

Satu piring biasa, lengkap.

Ada nasi, lauk, sayur, kerupuk, sambal, gorengan juga. Dalam satu piring penuh dan tinggi munjung.

Ngak ada yang mau dibagi nasi atau lauk nih. Air putih buat minum juga ngak tersedia.

 

Ya udah, dibawa ngobrol aja. Nanti juga habis. Semoga.

Tukang Sulap

Dulu, waktu kecil inget ngak kalau lagi kepengen sesuatu yang harus pasti dituruti, yah sampe gede sih.

Awalnya boneka, mainan makin gede baju keren, sepatu trendy, lalu disambung buku hits, CD dari artis populer. Makin gede buat nongkrong bareng temen, nonton film, belum lagi konser.  Terus belum lagi uang sekolah, abis itu kuliah.

Pernah mikir ngak, betapa bokap nyokap kaya tukang sulap. Mereka akan jungkir balik demi maunya kita keturutan. Potong budget sana sini, pinjem uang, gadai barang, kerja sampingan dan lain sebagainya. Buat apa? Cuma buat menuhin semua permintaan kita.

Pernah mikir ngak kenapa mereka ngelakuin semua itu? Cuma buat senyum, peluk dan ucapan kalimat “Terima Kasih banyak ya Ma Pa”

Cuma itu aja? Iya, cuma itu aja. Cuma percaya deh sejutamilliar pas ngeliat rasanya. 🙂

2011 ..

Saya belajar bahwa ngak terlalu berguna untuk terlalu sering merasa ngak enak-an.

Bahwa yang penting adalah kesehatan jiwa. Jika kamu merasa jiwa kamu terganggu, dan berat beban di dada & kepala, coba bertahan sebentar mungkin keadaan berubah. Tapi jika ngak bisa tinggal saja, hidup terlalu pendek untuk dihabiskan dengan derita.

Tertawa, teman, keluarga dan doa tetap yang terbaik.

Semua terjadi selalu tepat pada waktunya. Dan ketika IYA, sederhana dan super gampang menjalaninya.

LEGA! ketika semua beban terangkat 🙂

Masih ada kamu di dunia saya. 🙂

Merasa membuang waktu tanpa belajar apa apa.

Bapak Ibu saya sering tertawa bahagia.

Banyak mimpi, 2012 harus kejadian 🙂

Hidup ngak selalu menyenangkan, tapi saya bisa lebih sering ketawa.

Kalau ngak bisa sama yang lain, yah kerjain sendiri aja.

Lantai 10

Dear Anak Lantai 10,

This is the hardest goodbye email of the day to compose ..

At first, THANK YOU! For the warm welcome when PM moved from 9th floor last year.

I guess the idea of openess, transparency in our workspace really reflect the life in AXIS in 10th floor. There is no boundary between us, and we share everything from food to story. You know that we are good friends if we can chat with each other more than 10mins not talking about office/works related and yes we do that all the time.. (kapan kerjanya ngobrol melulu?)

I am gonna miss a lot the CIEEE Party, singing out loud ‘Happy Birthday’ for any bday boy/girl, the endless laugh for any stupid acts, the chit chat at breakfast table, the all stupid-no work related conversation during lunch, the gossip with the girls, all the baby story from the proud mothers/fathers, the galau story from the ababil of the 10th Floor, the karaoke session, the gorengan sore..

It’s been a FUN and GREAT ride with AXISers for the past 3 years 11 months and today, I left my current position in Mobile Content to pursue another dream in digital world. I might say it is a long shot, but I’m willing to try no matter what. All I ask from you is a good luck.

My special thanks is dedicated to my dear VAS Team Warriors.
Pak Adolfo, thank you for the FUN ride. I learnt a lot from you. Please be kind to Nowo, Echa & Rachmat as these warriors would be your great assets to conquer the world.
Mas Rachmat, Congrats on your new permanent status. I believe Kim & your wife is so proud of you. Please practice the ‘NGAK’ more in the future.. So glad you finally join the team, and come to the rescue for Pak Adolfo, Echa & Nowo ..
Mas Nowo, how could you have leave on my last day =)) Thanks for the friendship ya .. Please be more sabar, I know you can do it 🙂 hopefully, you’ll be a father soon ..

PM Team, I am so proud to be one of your member. I don’t want to say anything because I must see you again! 🙂
Thanks for the memories, the great lesson, the team work. You are a family to me and you know how I feel without saying anything..

To CS Team.. Thank you for the friendship! Very happy to be one of the ‘friends’. Thank you for being patience on handling every RBT campaign, and being so helpful on resolve the complaints. You have a great team work, really!

To Gang makan siang, duh gak sempet ke sop emak terakhir kali 🙂 Thanks for being there for sop emak.. *lho .. Ketemu lagii yaaa.. gonna miss the ‘jumatan ke Ambass’ 🙂

To the rest of Lantai 10, thanks for the friendship and the great teamwork. May you all live long & prosper and conquer the world of Telco in Indonesia!!

To Pak Daniel, Thank you for letting me know that I might have made a wrong decision to leave AXIS. 🙂 Wish you a good luck & very fun ride with AXIS.

*Echa loe nunggu nama loe disebut ya?*

To my most favorite person in 10th Floor, Echa .. I believe I cannot survive until today if you’re not around. Lebay ya? =))
Sorry for leaving sooner and I pray for ‘semoga nular’ 🙂

And finally, this chicken wants to fly.. Goodbye eagles..
We’ll meet again!

Cuti..

Hari ini hari terakhir liburan tahunan 2011.
Kamis, 4 Aug – Senin, 8 Aug di Bali.
Di tengah kekacauan kemarin, yang sama sekali di luar kuasa saya, saya berangkat berniat meringankan sedikit beban di kepala dengan semua kericuhan yang ada.

Saya cuma minta 4 hari cuti, CUMA EMPAT HARI! Dan tahu apa yang saya dapat?

“Gileee lama bener?”
“Gimana kalau kamu undur cuti kamu?”
“Saya kirim email dari hari kamis tapi tidak dibalas Mbak, saya minta reportnya hari ini..”
“Bisa koneksi hari ini ngak Mbak?”
“Bisa liat report Mbak?”

Ini pertama kali sih terjadi di cuti saya. Saya ngak keberatan membantu sih, tapi agak moron kalo mengharapkan orang cuti sambil kerja.

Marah? IYA LAH

Catatan kalo nanti punya usaha sendiri utk buat policy gak boleh nelp2 orang cuti.

.. harus ..

Kemarin itu, 2 minggu lalu ada outing.  Setengah senang senang ngak kerja, setengah lagi ketawa ketawa sama anak anak kantor.  Di campur dikit sama sedikit sesi motivasi. Kata bapaknya gini :

“Mau ngak mau, ya harus mau ..

Bisa ngak bisa, ya harus bisa..”

Iya.. Harus sih jawabannya, jadi pasti mau dan jadi bisa .

“Bosen kerja disini..”

“Bosen gw kerja disini.. Ngak ngapa ngapain, bisa bego deh lama lama.”

Pernah dong ngomong gitu.. Sama gw juga, sering malah. 13 tahun kerja dan makin kesini makin sering frekuensi ngomong gitu.

Terus temen gw nimpalin:
“Gini mikirnya.. Apa ada perusahaan yang mau bayar orang bengong, duduk duduk, browsing doang seharian kaya kantor loe?”
“mm.. Gak ada sih..”
“Ya udah .. Nikmatin ajaa..”

“Jabatan gue, gue taro ngak ya?”

“Jabatan gue, gue taro ngak ya?”

Pertanyaan yang gue tanya ke sahabat gue pas update pengalaman kerja di situs jejaring sosial untuk pekerjaan.

Jawabannya cukup menohok.

“Taro lah.. Kita ini bukan orang berada yang masuk kerja terus dikasih title bagus.”
“Loe kan kerja keras untuk dapet itu..”

Okelah! Bener juga..

Tagged